Salah satu saran yang selalu di berikan oleh para master trader adalah: “sabar… tunggu moment yang tepat
untuk masuk market”. Iya sih… kedengerannya mudah, tapi ternyata dalam
prakteknya, ada kalanya (ato malahan sering) kita terlalu buru-buru mengambil
posisi dan masuk market
Seringkali kita terpancing melihat pergerakan chart yang keliatannya mantaps buat di “buy”. Ternyata pas kita
sudah buy, harga bergerak turun… ) Kita pun panik
dan buru-buru close posisi buy, balik posisi, ambil posisi sell. Eh... begitu kita sell, gak lama kemudian market ternyata recovery dan harga kembali naik. Nah kaan… )
Trading dan emosi memang gak boleh disatukan Trading dengan emosi jelas
membahayakan account kita. Jadi, memang
salah satu kunci untuk masuk ke market adalah: sabar, tunggu
moment yang tepat.
Banyak cara mengidentifikasi moment yang tepat untuk
masuk market. Semuanya tergantung system yang anda anut.
Bagi anda yang technicalist, ada
beberapa kondisi yang bisa menjadi patokan untuk masuk ke market
Kondisi yang pertama adalah
saat-saat breakout terjadi. Breakout biasanya terjadi
apabila terbentuk chart pattern tertentu atau setelah
terjadinya sideways. Anda bisa baca-baca
kembali bahasan tentang macam-macam chart pattern dan trading breakout ini di
artikel-artikel yang lalu
Trading breakout memungkinkan kita menggunakan
momentum “pecahnya” market, yaitu saat-saat salah satu pihak, buyer atau seller memenangkan tarik menarik harga. Saat-saat breakout ditandai dengan melesat atau meluncurnya harga, yang tentunya akan sangat
menguntungkan apabila kita bisa masuk ke market dengan posisi dan
waktu yang tepat
Kondisi kedua yang menguntungkan untuk
masuk market adalah saat-saat divergence terjadi. Divergence yang dimaksud disini adalah perbedaan antara pergerakan harga dengan
pergerakan indicator oscillator. Mengenai divergence trading ini juga sudah pernah saya bahas di artikel sebelumnya
Nah, bagi anda yang cenderung fundamentalist,
saat-saat yang dianggap tepat untuk masuk market tentunya adalah saat
news release, terutama yang high impact news dengan rata-rata
pengaruh terhadap pergerakan chart lebih dari 30 pips.
Berikut ini antara lain high impact
news :
1. Non Farm Payroll USA (efek 100 – 200 pips).
2. Trade Balance USA (efek 70 – 120 pips).
3. Interest Rate Statements (efek kurang lebih
100 pips).
4. Durable Good (efek 50 – 100 pips).
5. Producer Price Index (efek 50 – 60 pips)
6. PPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips)
7. Consumer Price Index (efek 50 – 60 pips).
8. CPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips).
9. Trichet, Bernanke & Fukui Speaks (efek 30 – 100 pips).
10.Unemployment Rate (efek 30 – 50 pips).
Anda bisa mengecek jadwal, kapan news tersebut release. Gak usah jauh-jauh di halaman pertama site ini, sudah tersedia
juga kalender forex yang mencantumkan jadwal news beserta efeknya. Jadi anda bisa menyesuaikan jadwal trading (dan jadwal tidur ) anda dengan jadwal news release tersebut )
Dengan mengenal kondisi yang tepat untuk masuk market, anda gak harus mantengin chart terus dan mungkin
juga gak harus open position setiap hari. Tapi… secara umum account anda bisa tumbuh dengan pertumbuhan positif yang konsisten, karena setiap posisi yang anda buka mengambil waktu yang tepat sehingga anda bisa
mengikuti seluruh trend yang terjadi. Asyik kan?
